Beritacom, Tangsel – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait persoalan penutupan akses jalan di Kampung Muncul, Kelurahan Setu. Warga menilai persoalan ini bukan hanya berdampak pada mobilitas, tetapi juga menyangkut hajat hidup banyak orang.

Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Abdul Rosyid, menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah provinsi, guna mencari solusi yang tepat dan sesuai prosedur.

Baca juga  SPMB 2026 Dimulai, PWI Kota Tangsel Siapkan Kanal Aduan Masyarakat

“Insyaallah, penjelasan akan segera kami sampaikan. Semua ini demi kebaikan bersama,” ujarnya saat ditemui, Senin (30/9/2025).

Rosyid menambahkan, DPRD bersama pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah untuk memberikan penjelasan secara menyeluruh kepada masyarakat. Hal ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga serta memberikan kepastian mengenai langkah-langkah yang akan diambil ke depan.

Baca juga  Panitia Pemilihan Anggota BPD Desa Cintalaksana Resmi Dibentuk, Awali Tahapan Demokrasi Desa

Warga: Ini Soal Ekonomi dan Kehidupan

Di sisi lain, warga Kampung Muncul menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap dampak penutupan jalan yang dinilai memengaruhi berbagai aspek kehidupan, terutama ekonomi masyarakat kecil.

“Kami sudah melayangkan surat ke DPRD Kota Tangerang Selatan, DPRD Kabupaten, hingga Gubernur Banten. Bila jalan tetap ditutup, bukan tidak mungkin akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar salah satu warga.

Baca juga  Diduga Terima Uang, Oknum Satpol PP Tangsel Janji Buka Segel Bangunan Padel Serpong Utara

Menurut warga, penutupan akses jalan berdampak langsung terhadap aktivitas UMKM, pedagang kecil, serta akses masyarakat menuju tempat kerja dan sekolah. Mereka mendesak agar pimpinan daerah dan DPRD mengambil sikap tegas dan menjadikan aspirasi masyarakat sebagai sikap politik institusi.

Masyarakat berharap pemerintah memberikan dukungan konkret agar akses jalan kembali dibuka untuk umum, demi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. (Adit)