BERITACOM – MANGGARAI TIMUR — Usai gempa bumi yang mengguncang wilayahnya, warga Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur mendesak Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi NTT, hingga Pemerintah Pusat untuk segera menyalurkan bantuan tenda pengungsi.
Desakan ini muncul seiring berdirinya Posko Bencana Alam Gempa Bumi Kecamatan Lamba Leda yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur. Di spanduk posko tertulis jelas semangat “TANGGAP – CEPAT – TERKOORDINASI. KITA SALING JAGA, KITA SALING BANTU” dan “Bersama Kita Hadapi, Bersama Kita Pulih”.
Warga mengaku membutuhkan tempat berteduh yang layak karena rumah mereka rusak atau tidak aman untuk ditempati pasca gempa. Tenda pengungsi menjadi kebutuhan mendesak untuk melindungi warga, terutama anak-anak, lansia, dan ibu hamil dari cuaca dan risiko gempa susulan.
“Bencana datang tak terduga, solidaritas dan kepedulian adalah kekuatan kita” demikian tertulis di spanduk posko. Warga berharap slogan “Bersama Kita Kuat, Bersama Kita Bangkit!” tidak hanya jadi kata-kata, tetapi diwujudkan dengan bantuan nyata berupa tenda, logistik, dan layanan kesehatan.
Hingga saat ini posko di Lamba Leda terus berupaya melakukan koordinasi. Warga meminta agar bantuan tidak hanya dari Pemkab Manggarai Timur, tetapi juga dipercepat oleh Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat agar penyaluran bisa merata dan segera sampai ke titik-titik pengungsian.
Prinsip yang ditekankan di posko: Peduli Bersama, Bantu Sesuai Kemampuan, Utamakan Keselamatan dan Kesehatan, Bersatu Melawan Bencana.
Pemkab Manggarai Timur belum merilis data resmi jumlah rumah rusak dan jumlah warga mengungsi. Warga berharap ada kejelasan dan percepatan distribusi bantuan dalam waktu dekat.





Tinggalkan Balasan