JAKARTA, Beritacom — Sampai saat ini Presiden Prabowo Subianto sepertinya masih banyak di lecehkan para pembantunya (menteri-red). Untuk itu Prabowo harus segera membuktikan kalau dirinya bukan hanya macan yang Mengaum, tapi juga bisa menjadi macan yang Menerkam. Jika hal tersebut tidak segera dilakukan maka, banyak program Prabowo yang tidak akan berjalan dengan baik.

Selain itu, para pembantunya banyak yang tidak profesional dalam menjalankan program presiden sehingga banyak masalah yang muncul seperti yang terjadi belakangan ini.

Baca juga  Habib Umar Alhamid Serukan Persatuan Nasional di Tengah Konflik Iran Vs Amerika-Israel

“Saya melihat soal gas 3 kilogram ini bukan satu satunya masalah yang terjadi. Bakal muncul kejadian-kejadian lain di belakang hari yang hanya akan mengganggu kerja pemerintahan Prabowo. Kejadian ini jelas akan merusak dan merongrong kewibawaan Presiden Prabowo yang sudah baik dibuat menjadi Blunder (rusak) oleh menteri-menterinya,” ujar Panglima Generasi Cinta Negeri (Gentari) Habib Umar Alhamid kepada wartawan, Kamis (6/2/2025).

Menurutnya, persoalan gas 3kg ini sama saja dengan Bahlil ‘menampar’ Pak Prabowo setelah 100 hari pemerintahannya.

Baca juga  Habib Umar Alhamid: Blunder Diplomatik Prabowo Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

“Ini bisa disebut sebuah sabotase yang merusak citra pemerintahan Prabowo. Karena kebijakan ini jelas membuat rakyat Geram, susah dan menderita, sangat aneh menteri macam apa mengatur distribusi tabung tidak mengerti caranya.” tutur Habib Umar

Dikatakan Habib Umar, mungkin bukan hanya Bahlil saja, tapi masih ada menteri-menteri yang lainnya yang bisa merusak kewibawaan pemerintah.

“Semua itu harus segera disingkirkan oleh Pak Prabowo secepatnya. Karena kalau tidak akan sangat berbahaya untuk pemerintahan Prabowo,” jelasnya.

Baca juga  Habib Umar Alhamid Serukan Persatuan Nasional di Tengah Konflik Iran Vs Amerika-Israel

Lebih Lanjut Habib Umar mengatakan, harus segera ada evaluasi kinerja dari kabinet merah putih ini. Jika mereka tidak bisa mendukung dan mengikut keinginan program pemerintah sebaiknya segera di copot dan di ganti saja.

“Saya melihat menteri-menteri yang diduga sebagai titipan ini sepertinya tidak punya keikhlasan dan itikad yang baik bersama Prabowo. Saatnya Pak Prabowo melakukan tindakan tegas membenahi kabinet merah putih. Bukan untuk mengaum lagi, tapi saatnya Prabowo untuk menerkam,” katanya. (Nn).