Beritacom – Tangsel – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah yang digelar di Kecamatan Pondok Aren, sebagai langkah menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok.

“Jadi bersama Pemerintah Pusat digelar Gerakan Pangan Murah, maksudnya agar harga-harga jelang Iduladha dapat dikendalikan, dan daya beli masyarakat terjaga,” ucap Benyamin, Senin (26/06).

Baca juga  Akibat Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Terjadi di 24 Titik Kota Tangerang Selatan

Ia menekankan langkah ini sebagai bentuk preventif dalam menyambut Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HKBN). Karena di hari-hari tersebut, kebutuhan akan bahan pokok meningkat.

“Biasanya ini kebutuhan konsumen menjadi banyak, barangnya dikit jadi harganya naik, itu namanya hukum pasar. Makanya pemerintah supaya tidak ada gejolak pasar diadakan Gerakan Pangan Murah secara nasional,” ucapnya.

Baca juga  Lemahnya Sudin Citata, Segel Bangunan Padel Diduga Dicopot di Kembangan

Oleh karenanya dibutuhkan pula pengendalian keinginan dari masyarakat itu sendiri. Apalagi sampai membelanjakan di luar kebutuhan yang ada.

“Ini ya jadi kebutuhan bapak ibu kalo butuhnya minyak goreng berapa, jangan kemudian nyetok sampe melebihi. Jadinya banyak yang tidak kebagian, nyari lagi lainnya,” terangnya.

Untuk itu melalui Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok.

Baca juga  Program Internet Rakyat Hadir di Brebes, Internet 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu dengan Fasilitas Lengkap dan Tanpa Biaya Tambahan

“Jadi dalam Gerakan Pangan Murah ini supaya harga-harga terjangkau, petani tertolong karena dibeli sama pemerintah dan ibu-ibu rumah tangga terbantu karena harganya terjangkau oleh kita semua,” ucapnya.

Untuk diketahui, Gerakan Pangan Murah digelar serentak di 342 titik lokasi yang tersebar di 301 Kabupaten/ Kota di Indonesia. (Ranti)