Beritacom, Jakarta – Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) Cipayung Plus Jakarta mengingatkan seluruh pihak agar tidak menganggap remeh ancaman politik uang dan berbagai bentuk kecurangan menjelang Pilkada Jakarta 2024. Melalui empat sikap yang diumumkan kepada publik, aliansi organisasi mahasiswa tersebut mengajak masyarakat ikut menjaga proses demokrasi agar tetap damai, jujur, transparan, dan berintegritas.
Ajakan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bertajuk Jakarta Menuju Pilkada Damai 2024 yang digelar pada Jumat, 15 November 2024. Cipayung Plus Jakarta yang beranggotakan PMII, KAMMI, PMKRI, GMKI, HMI, GMNI, SEMMI, Hima PERSIS, IMM, KMHDI, Hikmahbudhi, dan LMND menilai kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir pemilihan, tetapi juga oleh proses yang berlangsung secara bersih dan adil.
Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin, 18 November 2024, Cipayung Plus menegaskan bahwa demokrasi yang sehat harus dibangun melalui penyelenggaraan pemilu yang bebas dari politik uang dan berbagai bentuk pelanggaran. Oleh karena itu, mereka menyatakan komitmennya untuk terus mengawal jalannya Pilkada sekaligus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pengawasan.
“Pilkada ini adalah kesempatan Jakarta menunjukkan bagaimana demokrasi yang berkualitas. Kami berharap Pilkada Jakarta dapat berjalan kondusif dan damai,” kata Ketua PD KMHDI DKI Jakarta, I Nyoman Sugidana.
Berikut 4 poin sikap Cipayung Plus Jakarta terhadap Pilgub Jakarta:
1. Netralitas Penyelenggara Pemilu
Mendorong KPU dan Bawaslu DKI Jakarta menjaga independensi dan transparansi agar setiap tahapan Pilkada berlangsung secara profesional dan mendapat kepercayaan masyarakat.
2. Penolakan Politik Uang dan Kampanye Hitam
Meminta seluruh pasangan calon mengedepankan persaingan yang sehat tanpa politik uang, kampanye hitam, maupun berbagai bentuk kecurangan yang dapat merusak kualitas demokrasi.
3. Peran Pemuda dan Masyarakat dalam Pengawasan
Mengajak pemuda dan masyarakat menjadi garda depan dalam mengawal seluruh tahapan Pilkada sebagai bentuk partisipasi aktif menjaga demokrasi yang jujur dan adil.
4. Dukungan untuk Aparat Penegak Hukum
Meminta aparat penegak hukum mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran demi menjaga pelaksanaan Pilkada tetap sesuai aturan.
Cipayung Plus Jakarta menilai keempat poin tersebut merupakan langkah konkret dalam mendukung penyelenggaraan Pilkada yang berintegritas. Menurut mereka, demokrasi yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila penyelenggara pemilu, peserta, aparat penegak hukum, serta masyarakat menjalankan perannya masing-masing secara bertanggung jawab.
Aliansi organisasi tersebut juga mengajak seluruh masyarakat Jakarta menjaga persatuan, ketertiban, serta keharmonisan antarumat beragama selama seluruh tahapan Pilkada berlangsung. Dengan partisipasi bersama, mereka berharap Pilkada Jakarta dapat berjalan aman, kondusif, tertib, sekaligus menghasilkan pemimpin yang amanah dan dipercaya masyarakat. (Red)





Tinggalkan Balasan