BERITACOM – Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), kader kesehatan, dan layanan kesehatan berbasis masyarakat guna meningkatkan kualitas kesehatan anak.

Komitmen tersebut disampaikan Benyamin Davnie saat menghadiri kegiatan pemberian apresiasi kepada kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.

Benyamin mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai program kesehatan yang telah dijalankan sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Baca juga  Serapan APBD Tangsel Baru 31 Persen di Semester I, BKAD Optimistis Meningkat pada Paruh Kedua 2026

“Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk mengevaluasi apa saja yang sudah kita kerjakan. Ada dua pilar penting, yakni Ngider Sehat Premium dan kader kesehatan Posyandu yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam meningkatkan berbagai indikator kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Hari Anak Nasional tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat agar setiap anak memperoleh hak atas kesehatan, gizi yang baik, pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang.

“Anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga. Masa depan Tangerang Selatan ada di tangan mereka. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing untuk masa depan,” katanya.

Baca juga  Booth Paviliun Tangsel Tampil Memikat di Indonesia City Expo, Promosikan UMKM dan Potensi Daerah

Benyamin menjelaskan, Tim Ngider Sehat Premium bersama kader Posyandu akan terus melakukan pendampingan serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan kesehatan anak.

“Kedua tim ini kita dorong untuk terus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, seperti pemberian makanan tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan anak, dan berbagai kebutuhan lain yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Seluruh infrastruktur yang menunjang penurunan stunting, termasuk ketersediaan pangan, gizi, hingga lingkungan yang sehat harus terus diperkuat,” jelasnya.

Baca juga  Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 5.000 Kader Posyandu untuk Perkuat Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini aktif mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, kedua kelompok tersebut menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi kesehatan, memantau tumbuh kembang anak, mendampingi ibu hamil, mendukung pelaksanaan Posyandu, serta menjalankan berbagai upaya promotif dan preventif.

“Keberhasilan program kesehatan tidak mungkin dicapai pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini bekerja langsung di lapangan,” pungkas Benyamin.

(Adv)