BERITACOM.com || KARAWANG — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, (07/01/2026).

Kepala Negara tiba di Helipad Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB), Dusun Sukajadi, Kecamatan Cilebar.

Kedatangan Presiden Prabowo disambut langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, serta jajaran pemerintah daerah dan unsur TNI-Polri.

Baca juga  Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara

Kehadiran Presiden juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar yang tampak antusias menyaksikan secara langsung.

Sepanjang perjalanan menuju lokasi kegiatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, ribuan warga memadati sisi jalan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo menyapa masyarakat dengan melambaikan tangan dan beberapa kali menghentikan kendaraan untuk berinteraksi langsung dengan warga.

Baca juga  Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara

Salah seorang warga, Lilis, mengaku sengaja datang sejak pagi demi melihat langsung Presiden Prabowo. Ia mengungkapkan rasa bahagianya dapat bertemu secara langsung dengan Kepala Negara.

“Senang, senang banget,” ujar Lilis dengan penuh antusias.

Di Desa Kertamukti, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri kegiatan Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam upaya penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Baca juga  Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara

Swasembada pangan merupakan salah satu agenda prioritas nasional yang secara konsisten ditekankan Presiden Prabowo sebagai fondasi ketahanan nasional, kedaulatan negara, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, petani, pelaku usaha, serta dukungan masyarakat, Indonesia berhasil mencapai target swasembada pangan pada akhir tahun 2025 sesuai rencana nasional.**