Beritacom, Jakarta — Paguyuban Warga Kota Jogja (PAWARTA Jogja) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 di Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (31/10/2026). Perayaan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta menjaga semangat kebersamaan warga Yogyakarta di perantauan.

Mengusung tema “Sehat Bahagia Bersama Pawarta Jogja, Guyub Rukun Ngangenin”, kegiatan tersebut dikemas dengan berbagai aktivitas yang melibatkan anggota paguyuban dan masyarakat.

Rangkaian acara meliputi senam sehat, pemeriksaan kesehatan, Fun Run sejauh 5 kilometer, serta Fun Walk sepanjang 2,5 kilometer. Selain itu, sembilan stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meramaikan kegiatan tersebut.

Suasana perayaan semakin semarak dengan prosesi pemotongan tumpeng, hiburan musik, pertunjukan karawitan, dan ramah tamah yang menjadi ajang silaturahmi antarwarga Yogyakarta di wilayah Jabodetabek.

Ketua Umum PAWARTA Jogja, H. Hartono Warsito, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah DIY, khususnya Badan Penghubung Daerah (Banhubda) DIY, atas dukungan dan fasilitasi tempat serta kebutuhan penyelenggaraan kegiatan.

Ia secara khusus juga menyampaikan terima kasih kepada Ninuk Nugroho Ningsih atas dukungan yang diberikan sehingga perayaan HUT ke-22 PAWARTA Jogja dapat berlangsung dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Hartono mengajak seluruh paguyuban warga Yogyakarta di Jabodetabek untuk terus membangun kebersamaan dengan saling menghadiri dan mendukung kegiatan masing-masing.

Menurutnya, solidaritas antarpaguyuban perlu dijaga melalui partisipasi nyata dalam berbagai kegiatan positif.

“Kalau kita diundang, saling hadir. Kita bisa saling berkontribusi dan mendukung kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif,” ujarnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan perwakilan Ketua Diaspora Yogyakarta, Suryo. Ia berharap kegiatan yang melibatkan berbagai paguyuban dapat semakin memperkuat persatuan sekaligus mendorong kontribusi positif bagi masyarakat luas.

Sementara itu, perwakilan Banhubda DIY, Ninuk Nugroho Ningsih, S.Sos., menilai kegiatan olahraga bersama tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga memiliki nilai sosial yang penting.

Menurutnya, aktivitas bersama seperti senam sehat, lari, dan jalan santai dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan warga Yogyakarta yang tinggal di perantauan.

Perayaan HUT ke-22 ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga memperkuat peran PAWARTA Jogja sebagai wadah silaturahmi dan kebersamaan warga Yogyakarta di Jabodetabek.

Melalui semangat “Guyub Rukun Ngangenin”, PAWARTA Jogja berkomitmen menjaga nilai-nilai persaudaraan sekaligus melestarikan seni dan budaya Yogyakarta agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat perantauan. (Ranti)