Beritacom, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Witel Jakarta Centrum sukses menggelar program pelatihan bertajuk “UMKM Naik Kelas: Penguatan Kapasitas UMKM Dalam Pemanfaatan Solusi Digital dan AI”. Agenda digelar bekerja sama dengan Rumah BUMN Bank BRI, serta dilaksanakan di Indibiz Experience (INDEX) Center Kebon Sirih Jakarta Pusat, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Telkom dalam mendukung pengembangan digitalisasi UMKM, terlebih dalam aspek pemasaran dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk membuat konten dan strategi promosi.

“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Melalui pemanfaatan solusi digital dan teknologi AI, kami berharap pelaku UMKM dapat meningkatkan efisiensi usaha, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya saing bisnisnya. Telkom melalui Indibiz berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar Novitasari.

Pelatihan ini turut mengundang tiga narasumber untuk memberikan insight bagi para peserta. Sesi pertama dibuka dengan materi bertajuk “Peran Indibiz dalam Mendorong UMKM Naik Kelas”, yang dipaparkan oleh Head of Telkom Daerah (HOTD) Cempaka Putih, Aziz Ardiansyah. Ia menjelaskan bahwa salah satu hambatan utama UMKM berkembang adalah rendahnya adopsi teknologi digital.

Baca juga  Habib Umar Alhamid: Waspadai, Provokasi yang Menyesatkan Rakyat !

“Berdasarkan data, sekitar 25 persen bisnis baru gagal dalam dua tahun pertama, bahkan angkanya bisa meningkat menjadi 45 persen dalam lima tahun dan 65 persen dalam sepuluh tahun. Salah satu faktor yang sering menjadi penyebab adalah rendahnya adopsi digital di kalangan pelaku UMKM, sehingga mereka kesulitan bersaing dan tidak mampu mengikuti perkembangan tren pasar,” ujarnya.

Aziz menambahkan, agar usaha dapat bertahan dan berkembang, pelaku UMKM perlu memahami perjalanan konsumen melalui strategi marketing funnel, mulai dari tahap awareness atau memperkenalkan brand dan produk kepada pasar, kemudian consideration ketika calon pelanggan mulai mempertimbangkan produk yang ditawarkan, hingga conversion yang mendorong terjadinya pembelian.

Dalam pemaparannya, Aziz juga turut memperkenalkan beberapa produk Telkom yang dapat mendorong memperkuat operasional dan pemasaran bisnis pelaku usaha secara digital, yakni Wifi.id Managed Service (WMS), MOKA sebagai aplikasi kasir digital, dan Omni Communication Assistant (OCA) guna mempermudah interaksi dengan pelanggan cukup dalam satu dashboard.

Materi sesi kedua dipresentasikan oleh DMO T-Reg 2, yakni Leo Marisco yang menjelaskan bagaimana Sobat Indibiz (SOBIZ) dapat menjadi wadah kolaborasi dalam mendorong transformasi digital pelaku usaha. Leo mengatakan, bahwa SOBIZ membuka kesempatan bagi siapa saja untuk menjadi affiliate dalam memasarkan layanan Indibiz

Baca juga  Habib Umar Alhamid: Waspadai, Provokasi yang Menyesatkan Rakyat !

“Prosesnya dimulai dari registrasi terlebih dahulu melalui link pendaftaran yang sudah disediakan. Setelah itu mengisi data serta kelengkapan dokumen, lalu dilakukan verifikasi oleh pihak Telkom. Jika sudah disetujui, peserta akan mendapatkan link referral yang bisa dibagikan kepada calon pelanggan,” ujar Leo.

Leo menambahkan, SOBIZ dirancang untuk memperluas jangkauan Indibiz sekaligus membuka peluang penghasilan tambahan bagi masyarakat. Dalam skema tersebut, Telkom berperan sebagai penyedia layanan, sementara Sobat Indibiz menjadi pihak yang membantu memperkenalkan serta mempromosikan produk kepada calon pelanggan.

Sesi ketiga sebagai materi utama mengenai “Pemanfaatan AI Untuk Konten Digital & Copywriting” dijelaskan oleh DMO T-Reg 2, Novia Harlizah. Dalam paparannya, Novia menyampaikan bahwa dengan keadaan sumber daya terbatas di era digital sekarang, AI dapat membantu UMKM menjadi lebih produktif, hingga menghemat waktu dan juga biaya.

Baca juga  Habib Umar Alhamid: Waspadai, Provokasi yang Menyesatkan Rakyat !

“Sekarang banyak sekali area bisnis UMKM yang dapat dibantu oleh AI. Mulai dari marketingnya, konten sosial media, customer service, analisis tren dan pasar, administrasi, dan ide produk baru. Meskipun begitu, tidak ada yang bisa menggantikan otak manusia. Semakin detail instruksi yang kita berikan, maka semakin jelas juga output yang AI hasilkan,” tuturnya.

Selain pemaparan materi, pelatihan AI untuk membuat konten dan copywriting ini juga memberikan kesempatan bagi audiens untuk melakukan praktek secara langsung. Platform AI yang digunakan juga beragam, mulai dari ChatGPT, Google Gemini, Canva, dan lain sebagainya.

Salah satu pemilik UMKM sekaligus peserta pelatihan, Latifah menyampaikan kepuasannya selama menggunakan layanan milik Telkom. Menurutnya, selama berlangganan, sinyal internet selama pemakaian selalu bagus dan stabil.

“Alhamdulillah, jaringannya selalu bagus dan kuat,” ujarnya.

Latifah juga merekomendasikan salah satu produk Telkom guna digunakan pelaku UMKM lainnya, yakni Wifi.id Managed Service (WMS). Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan karena WMS memberikan kesempatan bagi pemilik untuk mendapatkan ‘cuan’ atau peluang bisnis kembali. (Ranti)