Beritacom, Tangsel – Polsek Serpong Polres Tangerang Selatan menggelar Patroli Cipta Kondisi Stasioner dan Skala Besar pada Sabtu (19/9/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.00 WIB hingga 23.50 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman kepada warga di wilayah hukum Polsek Serpong.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Serpong Kompol Suhardono, S.H., M.M., bersama Wakapolsek Serpong Iptu M. Rosid Gozali, S.H., Pawas Iptu I Kadek Arya S., S.H., dan Padal Ipda Arif Bani Aji, S.H. Patroli melibatkan 10 personel Polsek Serpong serta 10 personel Pokdarkamtibmas Serpong.

Baca juga  Pastikan Pengamanan Dua Agenda Kepolisian Internasional IAWP & SOM, Polda Bali Gelar Pasukan Ops Gapura Agung IV-2026

Petugas melakukan strong point dan patroli di sejumlah lokasi, di antaranya depan SMP 16 Pakujaya, Alfamidi Melati Mas, serta kawasan Ruko Golden Boulevard BSD.

Sasaran kegiatan meliputi antisipasi kejahatan jalanan, 3C (curat, curas, dan curanmor), aksi begal, tawuran, kepemilikan senjata api dan senjata tajam, hingga penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kegiatan Operasi Jaya 21 turut dilaksanakan sebagai upaya mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada malam hari.

Baca juga  Brimob Polda Metro Jaya Bantu Amankan Lokasi Kebakaran Lapak Limbah di Bekasi

Kapolsek Serpong Kompol Suhardono, S.H., M.M. mengatakan bahwa kegiatan patroli cipta kondisi akan terus dilakukan secara preventif dan terukur dengan melibatkan unsur masyarakat melalui Pokdarkamtibmas.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas. Melalui patroli dan strong point di sejumlah lokasi, kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi wilayah Serpong agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya. Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Serpong terpantau aman dan kondusif. (Ranti)

Baca juga  Kapolri Hadiri Pembukaan Pameran Nasirun “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia