Beritacom, Tangsel – Dalam upaya mencegah aksi tawuran dan kenakalan remaja, Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Tangerang Selatan, Ipda M. Irfan Fauzi, S.H., menggelar kegiatan “Program CETAR” (Cegah Tawuran Antar Pelajar) di SMK-TI PGRI 11 Serpong, Jumat (21/2/2025). Program ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada siswa agar lebih disiplin dan menjauhi perbuatan melanggar hukum. “Kami ingin para siswa memahami betapa berbahayanya terlibat dalam aksi tawuran dan kenakalan remaja lainnya. Hal ini tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga orang tua dan pihak sekolah,” ujar Ipda M. Irfan Fauzi.

Baca juga  Cegah Tawuran Sejak Dini, Bhabinkamtibmas Ciater Pasang Spanduk STOP Tawuran

Dalam penyuluhan tersebut, Ipda M. Irfan Fauzi, S.H., menekankan pentingnya siswa untuk langsung pulang ke rumah setelah sekolah guna menghindari pergaulan yang berpotensi menimbulkan masalah. Ia juga mengingatkan bahaya serta sanksi hukum bagi pelanggaran seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, judi daring, perbuatan asusila, dan aksi perundungan (bullying). “Setiap tindakan memiliki konsekuensi. Jika terlibat dalam tindakan kriminal, bukan hanya sanksi hukum yang menanti, tetapi juga masa depan kalian yang bisa hancur,” tegasnya di hadapan para siswa.

Baca juga  Puluhan Anak TK Datangi Polres Tangsel, Pengenalan Profesi Polri

Selain itu, dalam aspek keselamatan berlalu lintas, siswa yang membawa kendaraan bermotor diimbau untuk selalu mematuhi aturan dengan mengenakan helm dan jaket serta memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan. “Kami sering menemukan pelajar yang tidak memakai helm atau berkendara ugal-ugalan. Ini bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tambahnya. Kedisiplinan di sekolah juga menjadi perhatian utama, di mana siswa diminta untuk menaati peraturan yang berlaku serta menghormati guru dan sesama teman.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Curug Wetan Sambang dan Cek Lokasi Genangan Air

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah preventif dalam membangun kesadaran hukum dan kedisiplinan di kalangan pelajar. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dapat memberikan wawasan bagi siswa tentang pentingnya menjaga sikap dan menjauhi tindakan melanggar hukum,” ujar salah satu guru. Diharapkan, dengan adanya “Program CETAR”, para siswa semakin memahami pentingnya menjaga sikap, menjauhi perbuatan melanggar hukum, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. (ahmad)