BANJARNEGARA – , SMKN 1 Wanayasa adakan Expo UMKM di lingkungan sekolah, kegiatan ini bertujuan pengembangan bisnis dan sekaligus sebagai wadah yang sangat strategis damal pengembangan kreasi siswa serta untuk mengabungkan dunia pendidikan vokasi dengan sektor ekonomi kreatif. Melalui kegiatan ini, siswa SMK tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan ilmu bisnis.

Expo UMKM berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 15 – 17 September 2026, di buka 10 Stand yang beragam olahan kue serta minuman kekinian, acara tersebut terbuka untuk umum bagi masyarakat sekitar wanayasa.

Baca juga  Status Gunung Anak Ranakah di Manggarai Naik ke Level Waspada, Warga Dilarang Beraktivitas Radius 1 Km

Expo 2026 kali ini mengambil tema ” DARI POTENSI LOKAL JADI BISNIS NYATA ” peserta Expo di peruntukan bagi kelas XII berbagai Jurusan.

SMKN 1 Wanayasa menujukan kesiapan siswanya dalam melatih kemandirian, mulai dari pengelolaan makanan dan bisnis, pendidikan seperti ini sebagai langkah pembekalan siswa setelah lulus dari SMK bisa mengelola bisnis.

” Saya sangat senang sekali ikut Expo ini, bisa merasakan bagaimana berwirausaha secara langsung dan ternyata saya bisa merasakan susahnya mengelola keuangan” Ungkap Navela De Putri kelas XII Jurusan PPLG (Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim) saat di temui di stand Expo.

Baca juga  Benyamin Imbau Warga Tangsel Gunakan Masker, Tidak Panik dan Waspada

Ia juga menambahkan, dalam pengembangan bisnis ternyata perlu ketelatenan, kesabaran dan persiapan yang matang dalam menyiapkan bahan bahan, bukan hanya itu saja, cara penyajian serta desain yang menarik serta kebersihan stand juga di nilai konsumen (pembeli).

Dalam kesempatan tersebut, terlihat antusias para siswa dalam menawarkan dagangan ke setiap pengunjung expo, seolah seorang marketing bukan seperti pelajar.

Novi Herliayana, S.T. sebagai Guru Pembimbing siswa dalam acara Expo menjelaskan, bahwa acara ini merupakan ajang kreasi serta kreatif siswa dalam membuka peluang bisnisnya, ini juga sebagai pendidikan secara nyata walaupun dalam lindungan sekolah.

Baca juga  Kuasa Hukum Yayasan Syarif Hidayatullah Tegaskan Status Aset SDIP Pamulang, Sebut Bukan Aset Negara

Expo ini bertujuan melatih Jiwa Entrepreneurship siswa-siswi SMKN 1 Wanayasa mengubah pola pikir siswa dari sekadar “siap kerja” menjadi “siap membuka lapangan kerja” (startup bisnis siswa).

” Pihak sekolah mensupport para siswa dalam permodalan awal untuk berjualan, setelah mereka berjualan ternyata ada untungnya maka keuntungan itu untuk mereka, sedangkan modal kembali ke pihak sekolah “.Jelasnya
(Aan).