Beritacom, Tangsel — Musyawarah Wilayah (Muswil) V Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 3008 Kota Tangerang Selatan menghasilkan kepengurusan baru. Satya Wijaksana dipercaya memimpin RAPI Tangsel untuk periode 2026–2030 setelah terpilih secara aklamasi.

Muswil V tersebut berlangsung di Aula FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jalan KH Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Minggu (6/9/2026).

Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum bagi RAPI Tangsel untuk melakukan pembenahan sekaligus menyusun langkah organisasi menghadapi perkembangan teknologi komunikasi. Sejumlah agenda menjadi perhatian, mulai dari penguatan jaringan, kesiapsiagaan komunikasi saat kondisi darurat hingga regenerasi anggota.

Satya mengatakan, dirinya belum ingin terburu-buru menetapkan visi dan misi kepengurusan. Menurutnya, gagasan yang ada akan terlebih dahulu dibicarakan bersama pengurus dan anggota sehingga program yang disusun benar-benar menjadi keputusan bersama.

“Visi dan misi ini masih dalam pemikiran saya pribadi. Nantinya akan saya bawa dan dibahas bersama teman-teman,” kata Satya.

Di awal masa kepemimpinannya, Satya juga menyiapkan dukungan perangkat komunikasi untuk menunjang aktivitas organisasi. Sebanyak enam perangkat telah disiapkan, dengan satu perangkat sudah diserahkan kepada pengurus.

Lima perangkat lainnya nantinya akan diberikan kepada pihak yang dianggap mampu memanfaatkannya secara maksimal. Satya menilai keberadaan perangkat tersebut harus diikuti dengan penggunaan yang efektif dan evaluasi secara berkala.

“Semua pekerjaan harus dilakukan bersama-sama. Nanti kita bisa melihat apa yang bisa dilakukan dan bagaimana hasilnya untuk kemudian dievaluasi,” ujarnya.

Selain persoalan teknis, Satya memberikan perhatian khusus terhadap keberlangsungan anggota RAPI. Ia melihat regenerasi menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan.

Menurutnya, komunikasi radio sebelumnya cukup banyak diminati pelajar SMP dan SMA. Para pengguna muda tersebut kemudian tetap menggunakan radio hingga memasuki dunia kerja. Namun, saat ini komposisi pengguna radio mengalami perubahan dan lebih banyak didominasi anggota yang berusia senior.

“Dulu pengguna radio banyak dari kalangan SMP dan SMA sampai mereka bekerja. Sekarang kita melihat bagian itu semakin dekat dengan anggota yang lebih tua,” ungkapnya.

Kondisi tersebut mendorong RAPI Tangsel untuk mencari pola pendekatan yang lebih sesuai dengan generasi muda. Perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkenalkan kembali peran komunikasi radio.

Penguatan jaringan juga mendapat perhatian dari Sekretaris Daerah RAPI Provinsi Banten, Agus Sartono. Ia meminta kepengurusan baru segera membangun jaringan komunikasi yang kuat dan menyiapkan satuan tugas yang dapat bergerak ketika terjadi kondisi luar biasa.

Menurut Agus, keberadaan jaringan komunikasi alternatif sangat penting, khususnya saat terjadi gangguan terhadap jaringan telekomunikasi umum.

Ia juga mendorong RAPI Tangsel memperluas koordinasi dengan wilayah RAPI lainnya, termasuk kawasan Lebak Selatan. Dengan koordinasi yang baik, informasi terkait kejadian darurat maupun kebencanaan dapat disampaikan dengan lebih cepat.

Sementara itu, Ketua RAPI Wilayah 3008 Kota Tangerang Selatan periode sebelumnya, Dadang Muria Procabana, berpesan agar kepengurusan baru tetap mempertahankan semangat kebersamaan.

Dadang menilai perbedaan latar belakang dan kemampuan anggota justru dapat menjadi kekuatan apabila seluruhnya mampu saling melengkapi.

“Yang penting kita saling mengisi. Itu kehebatan RAPI. Saling mengisi untuk membawa kemajuan RAPI lokal,” tutur Dadang.

Ketua Panitia Muswil V RAPI Tangsel, Sukendar, mengungkapkan pelaksanaan Muswil dipersiapkan dalam waktu sekitar satu pekan. Meski persiapannya cukup singkat, kegiatan dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak.

Ia menyampaikan apresiasi kepada pengurus, anggota, panitia maupun para donatur yang telah memberikan dukungan dalam bentuk tenaga, pikiran dan materi.

Hasil Muswil V menetapkan Satya Wijaksana sebagai Ketua RAPI Wilayah 3008 Kota Tangerang Selatan periode 2026–2030 secara aklamasi.

Untuk jajaran inti kepengurusan, Satya Wijaksana dipercaya sebagai Ketua, Abdul Azis sebagai Sekretaris dan Nita S. sebagai Bendahara.

Kepengurusan baru RAPI Tangsel kini memiliki pekerjaan untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus menjawab tantangan regenerasi. Di tengah perubahan teknologi komunikasi, RAPI diharapkan tetap mampu mempertahankan perannya sebagai jaringan komunikasi masyarakat, terutama dalam mendukung penyampaian informasi dan komunikasi pada situasi darurat.

Periode kepemimpinan 2026–2030 menjadi kesempatan bagi Satya bersama jajaran pengurus untuk membawa RAPI Tangsel semakin aktif, solid dan memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Ranti)